Inilah 5 Cara Menghitung Usia Kehamilan Dalam Kandungan

Teruntuk pasangan yang sudah menikah, momen kehamilan dan kehadiran seorang buah hati adalah hal yang paling dinantikan.Dengan kehadiran malaikat kecil diantara pasangan tersebut, maka semakin lengkaplah kebahagiaan dan kesempurnaan anggota keluarga. Akan tetapi, ketika hamil wanita seringkali tidak mengetahui bagaimana cara menghitung usia kehamilan. Jika ada orang yang bertanya berapa usia kehamilannya, maka wanita tersebut bisa dipastikan akan kebingungan.

Sebagai seorang wanita, Anda tentunya mengetahui persis bagaimana kondisi tubuh Anda. Untuk itu, mempelajari cara-cara menghitung usia pada kehamilan bukanlah langkah yang salah. Jika Anda memiliki siklus haid yang lancar setiap bulannya, maka penghitungan tersebut akan lebih mudah. Berbeda dengan wanita yang memiliki siklus haid yang tidak teratur. Ada beberapa cara untuk bisa menghitung usia kehamilan Anda. Jangan khawatir, simak uraian di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

5 Cara Menghitung Usia Kehamilan

  1. Menggunakan Hitungan Kalender (Rumus Naegele)

Cara pertama untuk bisa mengetahui usia pada kehamilan Anda adalah dengan menggunakan hitungan kalender. Namun sebelum Anda menghitung dengan cara yang satu ini, Anda harus tahu persis siklus haid Anda. Hal ini perlu dicermati karena penghitungan dengan cara ini biasanya lebih akurat jika digunakan oleh wanita yang memiliki siklus haid teratur setiap 28 hari hingga 30 hari.

Untuk mengetahui berapa usianya, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah haid pertama haid terakhir atau HPHT. Setelah itu, untuk penghitungan usia kandungan, cukup dengan penambahan HPHT saja. Misal HPHT tanggal 7 Maret 2018, maka pada tanggal 7 April 2018 usia kandungan adalah 1 bulan.

  1. Praktis Dengan Menggunakan Kalkulator Kehamilan Online

Cara yang kedua bisa dengan menggunakan kalkulator kehamilan online. Di jaman yang serba canggih ini Anda tidak perlu bersusah payah datang ke dokter untuk mengetahui usia janin yang ada di dalam kandungan. Karena Anda bisa melakukan perhitungannya dengan kalkulator online. Cukup dengan membuka browser dan cari tautan kalkulator kehamilan online.Lalu masukkan tanggal, bulan, serta tahun haid pertama haid terakhir (HPHT) serta siklus haid. Kemudian tautan tersebut akan menampilkan usia kandungan Anda. Sangat mudah bukan.

  1. Penghitungan Dengan Sistem Fundus Uteri

Penghitungan usia kandungan yang selanjutnya adalah dengan menggunakan sistem fundus uteri. Fundus uteri sendiri adalah puncak dari rahim. Puncak rahim ini akan semakin meninggi seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan janin. Perhitungannya adalah dengan meraba puncak rahim wanita yang terasa menonjol di bagian perut.Setelah itu, hitung jarak tonjolan tersebut sampai dengan tulang kemaluan. Jika jaraknya sejauh 15 cm, maka usia kandungannya adalah 15 minggu.

  1. Dengan Mendeteksi Gerakan Janin

Cara penghitungan manual yang terakhir adalah dengan mendeteksi gerakan janin dalam kandungan. Yang perlu Anda lakukan hanyalah merasakan gerakan janin. Jika Anda sudah merasakan gerakan janin, maka usia kehamilan berkisar 18-20 minggu. Cara ini hanya berlaku bagi wanita yang pertama kali hamil. Untuk yang sudah             pernah hamil, gerakan janin yang terasa berarti usia kandungan sekitar 16-18 minggu.

Cara-cara menghitung usia kehamilan seperti di atas memanglah tidak 100% akurat. Untuk bisa menghitung keakuratan usianya, Anda bisa langsung memeriksakan diri ke dokter. Penghitungan usia kandungan ini bermanfaat untuk mengetahui hari perkiraan lahir (HPL), sehingga Anda dapat mempersiapkan keperluan bayi dengan baik.