Beginilah Cara Menyimpan ASI Dengan Benar

 

Pemberian ASI bagi bayi berusia 0-24 bulan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Nilai gizi yang terkandung di dalamnya jauh lebih baik dibandingkan dengan susu formula biasa. Akan tetapi, di jaman modern ini kebanyakan ibu merupakan wanita karir yang bekerja di luar rumah. Hal ini menyebabkan sang ibu tidak bisa memberikan ASI secara langsung kepada bayi. Solusinya adalah dengan memerah ASI dan menyimpannya dalam lemari pendingin.Cara menyimpan ASI haruslah diperhatikan dengan benar agar kualitasnya tidak rusak.

Menyimpan ASI pun juga tidak boleh di sembarang tempat.Anda harus memiliki botol khusus untuk menampung ASI. Carilah botol kaca atau plastik khusus penyimpanan ASI dengan label BPA Free atau kemasan yang memang khusus untuk ASI. Karena penyimpanan yang sembarangan bisa membuat ASI kehilangan nilai gizinya. Berikut adalah penjelasan mengenai caramenyinpan ASI dengan benar.

Begini Cara Menyimpan ASI Dengan Benar Untuk Buah Hati

  1. Kebersihan Tempat ASI

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam menyimpan ASI adalah kebersihan dari tempat ASI. Sebelum menyimpan perahan ASI, lakukanlah sterilisasi terlebih dahulu terhadap semua botol dan kemasan untuk menampung ASI. Sterilisasi dapat dilakukan dengan merebus botol atau kemasan dan pompa ASI dalam air mendidih selama kurang lebih 5-10 menit. Jika memiliki alat sterilisasi elektrik, Anda bisa             menggunakannya.

Kemudian, untuk ASI yang akan dibekukan, masukkanlah botol-botol yang berisi ASI perah ke dalam freezer sesegera mungkin. Dan jangan mengisi penuh botol dengan ASI perah, sisakan sedikit ruang karena ASI bisa mengembang dalam keadaan beku. Lalu untuk kemasan plastik penampung ASI, tempatkanlah kemasan tersebut pada    kontainer sebelum dimasukkan ke lemari pendingin. Dan juga jangan lupa untuk     mencantumkan tanggal ASI yang telah diperah dan dimasukkan ke dalam lemari     pendingin.

  1. Waktu Penyimpanan ASI Perah

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya adalah waktu penyimpanan ASI. ASI yang akan digunakan secepatnya, akan lebih baik jika dimasukkan ke lemari pendingin bukan freezer. ASI perah ini pun dapat disimpan dalam waktu beberapa jam hingga beberapa bulan tergantung pengaturan suhunya.

Jika Anda menyimpannya pada suhu 25 derajat celcius, ASI dapat bertahan hingga 6 jam lamanya. Penyimpanan ASI perah di dalam kotak pendingin dengan tambahan ice pack bisa bertahan selama 24 jam. Sedangkan untuk ASI perah yang disimpan dalam suhu 4 derajat celcius bisa bertahan hingga 5 hari.Dan penyimpanan pada suhu -18 derajat celcius atau lebih rendah, dapat bertahan sampai dengan 6 bulan lamanya.

  1. Cara Mencairkan ASI Perah

Yang terakhir adalah cara yang tepat untuk mencairkan ASI perah yang beku. Untuk bisa mencairkan ASI perah yang beku, Anda cukup menempatkan botol atau kemasan penampung ASI ke dalam mangkuk yang berisi air hangat.Lalu diamkan saja hingga beberapa saat. Namun ASI yang dibekukan tersebut tak bisa langsung dikeluarkan dalam suhu ruangan. Pertama-tama, ASI beku dari freezer diletakkan terlebih dahulu ke lemari pendingin biasa lalu cairkan dengan menempatkan pada mangkuk berisi air hangat.

Hindari untuk mencairkan ASI dengan menggunakan microwave atau penghangat lainnya. Karena pencairan dengan cara tersebut bisa membahayakan kandungan ASI karena perubahan suhu yang terlalu cepat.

ASI sendiri merupakan asupan yang terbaik bagi bayi. Untuk itu, Anda perlu mempraktekkan cara menyimpan ASI dengan baik dan benar agar kandungan baiknya tidak hilang. Sesuaikan jumlah penyimpanan ASI dengan kebutuhan karena bagaimanapun juga pemberian ASI terbaik adalah secara langsung.