3 Tindakan Yang Dilakukan Saat Ada Gangguan Bilirubin Adalah Sebagai Berikut

 

Bilirubin adalah pigmen warna kuning yang terdapat dalam tubuh manusia dan biasanya terdapat pada tinja dan darah. Proses pembentukan bilirubin ini terjadi saat sel darah merah hancur secara alami. Selanjutnya bilirubin ini akan mengelilingi tubuh dan memasuki bagian organ usus halus, empedu, hati, dan keluar bersamaan dengan tinja.

Mungkin Anda sudah akrab dengan istilah bayi kuning saat baru saja dilahirkan atau beberapa hari setelahnya. Bilirubin adalah penyebabnya dan oleh karena itu sebagai orang tua baru yang mungkin belum memiliki banyak pengalaman kita harus tahu kadar normalnya. Pemeriksaan kadar bilirubin pada bayi yang baru saja lahir sangat penting dilakukan agar terhindar dari hal yang mengancam kesehatan dan keselamatan bayi.

Tindakan yang dilakukan saat ada gangguan bilirubin adalah sebagai berikut

  1. Tindakan awal yang harus dilakukan saat bayi memiliki kadar bilirubin yang terlampau tinggi melebihi batas normal adalah dengan terapi sinar atau fototerapi. Nantinya bayi akan diletakkan di bawah sinar yang dapat merubah molekul bilirubin sehingga dapat melepaskannya lewat tinja dan urine. Warna sinarnya adalah biru kehijauan dan selama proses itu terjadi bayi hanya boleh memakai popok dan pelindung mata.
  2. Langkah selanjutnya untuk penanganan kasus bilirubin adalah dengan melakukan transfusiimmunoglobin. Penanganan ini biasanya dilakukan untuk bayi dan ibu yang memiliki golongan darah yang berbeda. Perbedaan golongan darah ini berdampak pada kelebihan antibody sehingga dapat menyebabkan pemecahan sel darah yang lebih banyak.
  3. Apabila kuning pada bayi tergolong berat dan tidak menunjukkan respon dengan terapi yang sebelumnya, maka yang harus dilakukan adalah transfusi pergantian darah. Proses ini dilakukan dengan mengambil sebagian darah bayi dan diganti dengan darah donor dan dilakukan secara berulang. Hal ini bertujuan agar setelah transfusi darah bayi akan terbebas dari antibody ibu dan kadar bilirubin yang tinggi. Namun kasus ini sangat jarang di temui, namun kita juga perlu waspada saat hal ini terjadi.

Tanda awal yang mencolok pada kasus bilirubin adalah bagian putih mata bayi berwarna kuning. Hal ini terjadi karena pembentukan bilirubin lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan organ hati dalam memecah dan mengeluarkan dari tubuh. Kadar normal bilirubin pada bayi adalah dalam kisaran di bawah 5 mg/dL.

Untuk kasus kuning yang ringan pada bayi, tidak dibutuhkan penanganan medis yang khusus. Karena kuning akan menghilang dengan sendirinya dalam kurun waktu 2-3 minggu. Biasanya hal ini akan menghilang dengan melakukan berjemur dibawah sinar matahari pagi. Ibu juga dapat memberikan banyak asi kepada bayi sehingga kadar bilirubinnya berangsur normal dan tidak kuning lagi.

Apabila berdasarkan pemeriksaan kadar bilirubin bayi dalam angka 25 md/dL, maka harus segera mendapatkan penanganan secara medis. Bila tidak, maka akan menyebabkan hal yang fatal yaitu lumpuh otak atau cerebral palsy, tuli, dan kerusakan otak lainnya. Orang tua juga harus waspada karena bisa saja hal ini merupakan tanda infeksi gangguan tiroid.

Bilirubin adalah suatu tolak ukur kesehatan bagi bayi yang baru saja lahir. Oleh karena itu jika bayi baru saja lahir dan terdeteksi dengan bilirubin tinggi, segeralah lakukan penanganan yang tepat sebelum hal fatal terjadi.